Jangan menunda sesuatu….

June 11, 2008

Cerita yang keren….lagi-lagi ngopy dari Milis

Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam
keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya.
Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus
bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang
lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau
minta maaf,dia selalu berkata, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.”
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar,
mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-
wajar aja.

Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah
sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya.
Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif
untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya.
Alasannya, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.”
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi.
Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak
pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih
punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan
segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya,
mereka semua teman-temannya yang paling baik.

Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek
yang sangat cantik dan baik. Cewek ini kemudian menjadi pacarnya.
Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke
posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak
pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu
berkata, “Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka.” Ini tidak
terlalu mengganggu Dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu
mau diajak keluar.Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali
untuk menelepon teman-temannya.

Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar
dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga
untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan
juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena
istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.

Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya
kesempatan untuk mengatakan pada istrinya “Aku cinta kamu”, tapi
dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, “Tidak apa-apa, saya pasti
besok akan mengatakannya. ” Dia tidak pernah sempat datang ke pesta
ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh
pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah
benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.

Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam
kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi,
dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang
fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum
sempat berkata “Aku cintakamu”, istrinya telah meninggal dunia. Laki-
laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-
anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak
anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-
anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada
yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah
meluangkan waktunya untuk mereka.

Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang
menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang
semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60,
dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New
Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini
dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah Jompo tersebut.
Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster
yang merawatnya.Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang Tidak
pernah dia rasakan sebelumnya.

Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata
kepadanya, “Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu….”
Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia
dengan airmata dipipinya.

Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu nggak pernah
berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari,
anda ternyata telah maju terlalu jauh.

Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-
ragu untuk meneleponnya segera.

Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu
ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia, jangan
tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari
baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang.

Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka “besok” akan
pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah
meninggalkanmu.


Coffee & Cup, mana yang mau dipilih

May 29, 2008

intan udah lama banget ga ngisi blog, eh…pas buka email dapet email dari Pak Toni chiang_our best customer di BCA, di baca…kena banget sama social life kita…..rasanya salah kalo ga di share, dihaturanan ka sadayana……..

Sekelompok alumni sebuah universitas mengadakan reuni di rumah salah seorang profesor favorit mereka yang dianggap paling bijak dan layak didengarkan. Satu jam pertama, seperti umumnya diskusi di acara reuni, diisi dengan menceritakan (baca: membanggakan) prestasi di tempat kerja masing-masing. Adu prestasi, adu posisi dan adu gengsi, tentunya pada akhirnya bermuara pada berapa $ yang mereka punya dan kelola, mewarnai acara kangen-kangenan ini.

Jam kedua mulai muncul guratan dahi yang menampilkan keadaan sebenarnya. Hampir semua yang hadir sedang stres karena sebenarnya pekerjaan, prestasi, kondisi ekonomi, keluarga dan situasi hati mereka tak secerah apa yang mereka miliki dan duduki.

Bahwa dolar mengalir deras, adalah sebuah fakta yang terlihat dengan jelas dari mobil yang mereka kendarai serta merek baju dan jam tangan yang mereka pakai. Namun dilain pihak, mereka sebenarnya sedang dirundung masalah berat, yakni kehilangan makna hidup. Di satu sisi mereka sukses meraih kekayaan, di sisi lain mereka miskin dalam menikmati hidup dan kehidupan itu sendiri. They have money but not life.

Sang profesor mendengarkan celotehan mereka sambil menyiapkan seteko kopi hangat dan seperangkat cangkir. Ada yang terbuat dari kristal yang mahal, ada yang dari keramik asli Cina oleh-oleh salah seorang dari mereka, dan ada pula gelas dari plastik murahan untuk perlengkapan perkemahan sederhana. “Serve yourself, “ kata profesor, memecah kegerahan suasana. Semua mengambil cangkir dan kopi tanpa menyadari bahwa sang profesor sedang melakukan kajian akademik pengamatan perilaku, seperti layaknya seorang profesor yang senantiasa memiliki arti dan makna dalam setiap tindakannya.

“Jika engkau perhatikan, kalian semua mengambil cangkir yang paling mahal dan indah. Yang tertinggal hanya yang tampaknya kurang bagus dan murahan. Mengambil yang terbaik dan menyisakan yang kurang baik adalah sangat normal dan wajar. Namun, tahukah kalian bahwa inilah yang menyebabkan kalian stres dan tidak dapat menikmati hidup?” sang profesor memulai wejangannya. “Now consider this: life is the coffee, and the jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided, ” kali ini kalimatnya mulai menekan hati.So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead, “ demikian ia berkata sambil mempersilakan mereka menikmati kopi bersama.

Sewaktu membaca e-mail yang dikirim rekan saya Ucup, begitu panggilan akrabnya, saya ikut tertegun. Sesederhana itu rupanya. Profesor yang bijak selalu membuat yang sulit jadi mudah, sedangkan politikus selalu membuat yang mudah jadi sulit. Betapa banyak di antara kita yang salah menyiasati hidup ini dengan memutarbalikkan kopi dan cangkir. Tak jelas apa yang ingin kita nikmati, kopi yang enak atau cangkir yang cantik.

Ada tiga tipe pekerja (baca: profesional danpengusaha) yang sering kita lihat dalam menyiasati kopi dan cangkir kehidupan ini.

Pertama, pekerja yang sibuk mengejar pekerjaan, jabatan yang akhirnya hanya bertumpu pada kepemilikan jumlah dan kualitas cangkir kehidupan. Paradigmanya sangat sederhana, semakin banyak cangkir yang dipunyai, semakin bercahaya.

Semakin bagus cangkir yang dimiliki tidak akan mengubah rasa kopi menjadi enak. Fokus hidup hanya untuk menghasilkan kuantitas dan kualitas cangkir. Ini yang menyebabkan terus terjadinya persaingan untuk menambah kepemilikan. Sukses diukur dengan seberapa banyak dan bagus apa yang dimiliki. Kala yang lain bisa membeli mobil mewah, ia pun terpacu mendapatkannya. Alhasil, tingkat stres menjadi sangat tinggi dan tak ada waktu untuk membenahi kopi. Semua upaya hanya untuk bagian luar, sedangkan bagian dalam semakin ketinggalan.

Kedua, pekerja yang menyadari bahwa kopinya ternyata pahit -artinya hidup yang terasa hambar; penuh kepahitan, dengki dan dendam; serta tak ada damai dan kebahagiaan- mencoba menutupnya dengan menyajikannya dalam cangkir yang lebih mahal lagi. Pikirannya juga sangat mudah, kopi yang tidak enak akan terkurangi rasa tidak enaknya dengan cangkir yang mahal. Rasa kurang dicintai rekan kerja, dikompensasi dengan mengadopsi anak asuh dan angkat. Tak merasa diperhatikan, dibungkus dengan memberikan perhatian pada korban gempa di Yogyakarta . Tak menghiraukan lingkungan, ditutup halus dengan program environmental development yang harus diresmikan pejabat Kementerian Lingkungan Hidup. Tak memperhatikan orang lain dengan tulus, dibalut dengan program community development yang wah. Kalau tidak hati-hati, akan muncul pengusaha kaum Farisi yang munafik bagai kubur bersih, tapi di dalamnya sebenarnya tulang tengkorak yang jelek dan bau.

Ketiga, ada pula pekerja yang berkonsentrasi membenahi kopinya agar lebih enak, semakin enak dan menjadi sangat enak. Tipe ini tak terlalu pusing dengan penampilan cangkir. Pakaian yang mahal dan eksklusif tak mampu membuat borok jadi sembuh. Makanan yang mahal tak selalu membuat tubuh jadi sehat, malahan yang terjadi acap sebaliknya. Fokus pada kehidupan dan hidup menyebabkan ia dapat santai menghadapi hari-hari yang keras. la tak mau berkompromi dengan pekerjaan yang merusak martabat, sikap dan kebiasaan. Menyuap yang terus-menerus dilakukan hanya akan membuat dirinya tak mudah bersalah kala disuap. Fokus pada kopi yang enak, membuat ia tak mudah menyerah pada tuntutan pekerjaan, tekanan target penjualan yang mengontaminasi karakternya. Baginya, ini adalah kebodohan yang tak pernah dapat dipulihkan.

Profesor hidup lain lagi pernah berpetuah, Take no thought for your life, what you shall eat or drink, nor your body what you shall put on. Is not the life more than meat and the body than raiment?Kalau kita tidak sadar, kita bakal terjerembap: mengkhawatirkan cangkir padahal seharusnya kita fokus pada kopi.

Imel itu diakhiri dengan seruan sederhana

Enjoy your coffee, my friend!.

Saya pun merasakan adanya sindiran halus dari imel tadi. Karir kadang membuat seseorang menyingkirkan segalanya, yang dianggap tidak penting bagi karir, atau bahkan dirasakan menyita waktu dan mengganggu. Terkadang sekedar say hello kepada orang tua yang sudah membesarkannya pun sering kali seseorang lupa.

Masih sambil menatap kosong ke layar monitor, Saya pun mengangkat ponsel, dan menelepon ibu. Tiba-tiba saja saya menyadari bahwa ternyata ada kerinduan yang selama ini saya abaikan.


::BCA::


Sabar…?!@#

April 22, 2008

“anda terlalu cepat mengirimkan komentar.Sabar”

……Hah….aneh banget ya masa kita ngirim komentar di blog begitu kita submit yang muncul dimonitor adalah kata-kata diatas, sekarang internet juga udah kenal kata sabar ya? awalnya aku ga percaya sama cerita Pak Angger, masa internet nyuruh kita sabar, setelah dialami sendiri…..aku garuk-garuk kepala, ko bisa ya? kenapa ya? apa penyebabnya ya? selain yang berada di kantor ini ada ga pengalaman submit comment lalu muncul seperti pesan diatas ya?


Ada yang mau ikutan casting

April 7, 2008

Sebelumnya aku pernah ngopy “tips ikutan casting” dari milist tetangga, sekarang blog lanjutannya nih….

Kemaren pulang belanja aku iseng beli majalah gosip, anakku juga protes “mama ngapain sih beli kora kayak gini ga mutu” gitu katanya, aku senyum aja denger statementnya, seneng juga sih berarti generasi penerus bangsa ini sudah mulai bisa membedakan mana berita yang berkualitas mana yang tidak.

Trus diantara berita2 aneh nya ada salah satu artikel tentang “sinema art sudah membeli lisensi novel KETIKA CINTA BERTASBIH itu kan novel Habbibburahman el Shirazy (Kang Abik) juga, wah jangan-jangan ingin mencontek kesuksesan AAC yang menghebohkan ini ya? begitu pikir awalku

Ternyata kali ini Kang Abik beserta sinema art mempersiapkan lebih ketat lagi untuk para pemainnya sehingga membuka casting secara umum (Seleb & Non Seleb) untuk mencari siapa yang tepat untuk memerankan  film ini. Dan ga tanggung-tanggung salah satu persyaratannya untuk bintang utamanya (Khairul Azzam) harus bisa membaca Al Qur’an karena akan di tes juga harus belum pernah beradegan ”negatif” untuk para seleb yang akan ikut casting.

Ayo siapa yang berminat……..lets check it out on www.sinemaart.com

 


Macet…macet…macet

April 7, 2008

Teman dalam menyetir yang cukup menghibur adalah radio, ada lagu-lagu yang enak di dengar, kadang ada info jalan yang mungkin akan kita lalui, tiap hari aku mengantar anakku melalui jalan Suci yang kalo pagi jangan ditanya deh antrian mobil yang terjadi, cuma karena udah biasa ya dijalanin aja, udah dicoba juga jalan-jalan alternatif tapi hasilnya sama aja.

Suatu hari aku mendengar info jalan dari radio adalah jalan suci, waktu mendengar info itu aku sudah melewati jalan tersebut, kata penyiarnya “ternyata banyak sekali info yang dapat diberitakan di Jalan Suci ini, karena macetnya lebih parah dari jalan-jalan lain yang pernah dia sambangi”…..hah separah itukah jalan yang biasa aku “lewati”

Kata penyiar itu, macet kendaraan dari perempatan pahlawan sampai ke perempatan Cikutra, berarti dia salah memberitakan yang benar adalah “macet kendaraan dari perempatan pahlawan sampai perempatan Padasuka” dan diperparah oleh motor2 yang mengambil jalur sebaliknya membuat arus baliknya yang seharusnya ga macet jadi macet.  

Minggu lalu, lupa tepatnya aku nyetir & rada kesiangan juga udah menjudge pasti bakalan kena macet berat nih….tapi sampe jalan suci malah bingung ko jalan begitu lancar & lengang, ada apa gerangan, banyak orang dipinggir jalan, apa ada kecelakaan ya? angkot cuma sedikit, ada apa ya ? ternyata begitu sampe kantor yang akhirnya ga kesiangan ada berita bahwa hari itu angkot MOGOK ?

mmmm….jangan-jangan yag bikin macet itu salah satunya angkot yang nge-tem asal-asalan yang bisa nge-tem sampe 3 jalur diabisin….jadi siapa kah gerangan penyebab kemacetan Bandung ? Mobil pribadi kah? angkotkah ? motorkah ? yang salah satu akibatnya pejalan kaki ga punya ruang lagi, ayo dong pemkot Bandung dengarkan usulan-usulan orang Bandung untuk mendapatkan solusi atas hal ini, misal belajar bikin halte (selama ini pemkot bandung baru bisa bikin trotoar tapi lupa bikin drainase jadi jalan banyak yang cepet rusak)

Menurut temen-temen gimana ? masukin usulannya tar coba ku submit buat Kang Dada, agar bandung tercinta ini menjadi kota yang menyenangkan kembali.

Note :Btw sekarang aku ke kantor ga pake mobil, ikut aja naik motor bareng suami & anakku trus nyambung angkot, selain lebih irit, memaksa aku sedikit berkeringat pagi2 karena dari jalan raya ke kantor ku aku jalan kaki, naik angkot ternyata banyak yag bisa dilihat lho & jadi tau kenapa angkot suka sembarangan berhenti kadang penumpangnya nakal juga sih, mudah2-mudahan ngurangin macet atau jangan2 jadi ikutan nambahin macet ya? kalo motor suamiku masuk jalur arus balik?  

 


Manusia merencanakan yakinlah Allah yang menentukkan

March 18, 2008

Makasih atas comment & supportnya terhadap “My Son”

Malam kamis minggu lalu, rencana sudah disusun baik, Ian berangkat duluan ke Tasik untuk penimbangan berat badan sebagai salah satu penentuan dia masuk ke kelas pertandingan yang mana, malemnya aku, suami  & Titan nyusul untuk mensupport Ian, tapi…..

“Bu, Titan Panas” Rabu sore  aku dapet SMS dari pengasuhnya Titan, langsung panik & ngerasa aneh kobisa ya? tadi pagi dia OK-Ok aja, lagian dia kan baru sembuh 2 hari lalu.

Makasih banyak banget terhadap bantuannya Pak Asep, mengantar aku sampai dipati ukur ketempat angkot n handle finishing welcome letter Sharing Vision yang masih my responsibility.

Sesampainya dirumah, Titan tidur badannya panas sekali…..langsung ku telp suami yang masih perjalanan menuju pulang “Papa, mama kayaknya ga bisa ikut ke Tasik, Titan Panas” dan ku telp Ian semoga dia mengerti kondisi ini dan Alhamdulillah…..dia bilang “do’a nya aja Ma, gpp ko mama sama de Titan aja” ya ampun terharu banget saat itu.

Langsung ku packing bawaan untuk suami ku, begitu dia datang, mandi, makan, kuantar sampe ke tempat rombongan terakhir yang berangkat ke Tasik.

Semaleman ga bisa tidur, terjaga karena kondisi Titan juga ga bisa tidur nyenyak panas badannya menganggu tidurnya….sedih banget liatnya.

Dari rencana yang udah disusun mateng, ternyata Allah menunjukkan hal lain, ketika sehat Titan sering bertingkah yang kadang bikin aku marah, sekarang pada saat Titan sakit, aku rindu banget dengan kenakalannya dia, Allah telah menunjukkan padaku bahwa tingkah lucu Titan adalah nikmat yang tidak terkira….aku sering lupa mensyukuri hal itu

Pada saat kita merasa ada dalam kondisi tidak sesuai dengan yang kita inginkan, tetaplah berhusnudon karena  itulah anugrah terbaik yang Allah berikan.

Satu hal terpenting dari kondisi kemaren, aku telah terlalu takabur dengan rencana-rencana yang kuanggap OK sampai-sampai aku lupa berserah diri kepada-Mu

Terima kasih ya Allah,aku merasa nyaman berada di pelukan-Mu


My Son….

March 11, 2008

pagi tadi begitu bangun langsung nyolek mamanya “Ma, dateng ya ma ke Tasik, nonton Ian ya Ma” dia ga perlu seperti itu karena hak dia adalah mendapat perhatian penih din setiap step kehidupannya “insya Allah mama datang Mas, mama usahain banget” anakku ngerti banget kalo mamanya ada event di Preanger tgl 13-14 Maret, tapi boleh dong dia meminta haknya & mamanya wajib memberikannya….

Pak Angger, kalo kasusnya seperti itu Batu besarnya Sharing Vision atau Ian Pak? kalo kata hati nurani saya sih batu besarnya adalah Ian….

Huhuhu….dua-duanya anak sulung ku, pilih yang mana ya????


Perihal kemo….

March 11, 2008

PENYAKIT CANCER,  UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHNS HOPKINS

SETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA  KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI:MENCOBA) DAN  MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN: “ADA  CARA ALTERNATIF”.

Update dari John  Hopkins:

 
1. Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel  kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang  biak hingga berjuta jumlah nya. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa “tidak  ada sel kanker lagi” setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang  dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut sudah  berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi

2.           Sel cancer tumbuh antara 6 sampai  lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.
 
3.           Pada saat kekebalan tubuh seseorang  tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah  banyak dan membentuk tumor.

4.           Pada saat seseorang menderita cancer  ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini  dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara  hidup.

5.           Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi  dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara  makan) dan menambahkan asupan suplemen.

6.           Kemoterapi, meracuni sel cancer yang  bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel  sehat dalam tulang sumsum, gastro-intestinal  tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada  organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2 dll.

7.           Sedangkan radiasi, bersamaan dengan  fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar,  meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang  sehat.

8.            Perawatan dini dengan kemoterapi dan  radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi  yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih  lanjut.

9.           Pada saat tubuh menanggung beban racun  yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan  terancam atau hancur, karena itulah  seseorang akan mengalami berbagai  macam infeksi dan komplikasi.

10.      Kemoterapi dan radiasi dapat  menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan.  Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2  lainnya.

11.      Cara efektif untuk melawan cancer  adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan  yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak

SEL  CANCER MEMAKAN:

·
        Gula. Dengan meniadakan gula dalam  asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti  gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini  berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi  dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk  menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg’s aminos atau garam  laut.

·
        Susu menyebabkan tubuh menghasilkan  mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus  juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu  kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan kelaparan.  

·
        Sel2 cancer berkembang dengan baik di  lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar  asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada  sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2  untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita  cancer.

·
        Dietari yang 80% berbasis sayuran  segar dan sarinya (jus), whole  grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh  dalam situasi alkaline. 20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang  dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang  dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit  untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat. Guna memperoleh  enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir  semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3  kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat  Celcius.

·
        Hindari kopi, teh dan coklat, karena  mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan  mempunyai unsur2 yang memerangi cancer. Air, yang paling baik yaitu air yang  sudah di saring (filtered) guna menhindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air  keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung  asam.

·
        Protein dari daging sulit untuk di  cerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang  tidak tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk  dan menambah timbunan racun.

·
        Dinding sel2 kanker mempunyai selaput  protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh  membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian  besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya  memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.  

·
        Beberapa suplemen menaikan system  kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral,  EFAs dll) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2  cancer. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau  sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang  rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.  

·
        Cancer adalah penyakit yang melibatkan  pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita  cancer untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan  tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa  lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.  

·
        Sel cancer tidak dapat berkembang  dalam lingkungan yang tinggi oksigen.
Berolahraga setiap hari
dan menghirup  nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen  juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2  cancer.

Jangan menggunakan tempat  plastic di microwave


1.
      Jangan memasukan botol air ke freezer

2.
      Jangan menggunakan ‘plastic wrap‘ di microwave

Rumah  Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya. Informasi ini juga  diedarkan di WalterReedArmyMedic alCenter.

Dioxin  adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara.  Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita.  

Jangan membekukan botol plastik dengan  air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik.

Baru2 ini Dr. Edward Fujimoto,  Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi  untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak  memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik.  

Terlebih untuk makanan yang mengandung  lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic  melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh.  Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware,  Pyrex atau keramik.

Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tau apa  yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia  mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari  produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah  dioxin.

Beliau juga mengungkapkan tentang  plastic wrap seperti saran, juga  berbahaya untuk digunakan menutup makanan  yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2  beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper  towel (tissue dapur)

dicopy dari katarina.citra@UOBgroup.com

Semoga berguna


Welcome long weekend……..

March 6, 2008

wuah….aura liburan begitu harum & menyenangkan, diruang sebelah nyetel musiknya pagi ini ga aneh-aneh, mereka nyetel lagu anak-anak sambil nyanyi….kali mereka udah punya rencana dengan anak-anak mereka kali ya………………..

Tadi pagi aku nanya ke my dearest husband, “liburan besok mau kemana Pa”, dia jawab “mau tidur….dan belanja”, soalnya dia sebel kali ya, Ma, punya apa, dan dirumah ga ada apa-apa, maaf ya Pa…..

Long weekend tetep menyenangkan, walaupun cuma diisi dg, ngasih pupuk buat tanaman di depan rumah, kejar-kejaran sama 2 jagoan cilik, maen basket ngelawanin papa & jagoan-jagoan cilik, gangguin Titan sambil teriak-teriak, pokoknya rumah pasti kaya kapal pecah….tapi semua itu tetep nikmat.

Btw, aku mau nonton Ayat-ayat Cinta…..belum jadi juga nih, temen-temen ada yang mau gabung, yu tar sore nonton di Ciwalk, untuk yang mau pesen tiket ke Mas rayyan ya….rencananya siangan mau ada yg ke Ciwalk nih beliin tiketnya….

  


Hati…hati

February 26, 2008

Vaksin penyebab Autis

Buat para Pasangan MUDA, oom dan tante yg punya keponakan atau bahkan calon ibu, perlu nih dibaca ttg autisme. Bisa di share kepada yang masih punya anak kecil supaya ber-hati2. Setelah kesibukan yg menyita waktu, baru sekarang saya bisa dapat waktu luang membaca buku “Children with Starving Brains” karangan Jaquelyn McCandless,MD yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Grasindo.

Ternyata buku yang saya beli di toko buku Gramedia seharga Rp. 50,000, itu benar2 membuka mata saya, dan sayang sekali baru terbit setelah anak saya Joey (27 bln) didiagnosa mengidap Autisme Spectrum Disorder.
Bagian satu, bab 3, dari buku itu benar-benar membuat saya menangis. Selama 6 bulan pertama hidupnya (Agustus 2001 - Februari 2002), Joey memperoleh 3 kali suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3 kali suntikan vaksin HiB. Menurut buku tersebut (halaman 54 - 55) ternyata 2 macam vaksin yang diterima anak saya dalam 6 bulan pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet Thimerosal , yang terdiri dari Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder yang meledak pada sejak awal tahun 1990 an.

Vaksin yang mengandung Thimerosal itu sendiri sudah dilarang di Amerika sejak akhir tahun 2001. Alangkah sedihnya saya, anak yang saya tunggu kehadirannya selama 6 tahun, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumahsakit besar yang bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dengan harapan memperoleh treatment yang terbaik, ternyata malah “diracuni” oleh Mercuri dengan selubung vaksinasi.

Beruntung saya masih bisa memberi ASI sampai sekarang, sehingga Joey tidak menderita Autisme yang parah. Tetapi tetap saja, sampai sekarang dia belum bicara , harus diet pantang gluten dan casein, harus terapi ABA, Okupasi, dan nampaknya harus dibarengi dengan diet supplemen yang keseluruhannya sangat besar biayanya . Melalui e-mail ini saya hanya ingin menghimbau para dokter anak di Indonesia, para pejabat di Departemen Kesehatan, tolonglah baca buku tersebut diatas itu, dan tolong musnahkan semua vaksin yang masih mengandung Thimerosal .

Jangan sampai (dan bukan tidak mungkin sudah terjadi) sisa stok yang tidak habis di Amerika Serikat tersebut diekspor dengan harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke puskesmas-puskesmas seperti contohnya vaksin Hepatitis B, yang sekarang sedang giat-giatnya dikampanyekan sampai ke pedesaan. Kepada para orang tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan assertif dengan menolak vaksin yang mengandung Thimerosal tersebut, cobalah bernegosiasi dengan dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB yang tidak mengandung Thimerosal. Juga tolong e- mail ini diteruskan kepada mereka yang akan menjadi orang tua, agar tidak mengalami nasib yang sama seperti saya.
Sekali lagi, jangan sampai kita kehilangan satu generasi anak-anak penerus bangsa, apalagi jika mereka datang dari keluarga yang berpenghasilan rendah yang untuk makan saja sulit apalagi untuk membiayai biaya terapi supplemen, terapi ABA, Okupasi, dokter ahliAutisme (yang daftar tunggunya sampai berbulan-bulan) , yang besarnya sampai jutaan Rupiah per bulannya.

Terakhir, mohon doanya untuk Joey dan ratusan, bahkan ribuan teman-teman senasibnya di
Indonesia yang sekarang sedang berjuang membebaskan diri dari belenggu Autisme.

Ini email dari Pak Agustian Purnama-BI, mudah-mudahan bermanfaat