my WORDerful life

Intan Permata Sari

Kilimanjaro

on February 28, 2012

Salah satu bukti keagungan Allah SWT, berdiri megah di Timur Laut Tanzania yang merupakan gunung tertinggi di Afrika….bayangkan tingginya 4600m2 jika di ukur dari kaki gunung !!!! selalu terkagum-kagum dengan Gunung yang satu ini….kapan yaaa aku bisa kesana…..walah nambah harapan lagi deh, udah banyak gantungan harapan yang tak kunjung menjadi kenyataan, gpp deh buat semangat hidup

Cerita tentang Kilimanjaro ini gara-gara bangun jam 3 an sambil makan biar ga sepi nonton TV, berhubung TV lokal tidak menyajikan acara yang menyenangkan akhirnya mencari channel lain dan berhenti di NHK World, karena “Kilimanjaro” ini, mereka mengupas tentang keunikan-keunikan salah satu pemukiman di lembah kilimanjaro nama desa tersebut adalah “Chagga” ternyata daerah tersebut  merupakan daerah penghasil pisang bahkan makanan seperti gule pun mereka campur pisang nama makanannya “Matoke” makanan tersebut dibuat dari pisang mentah yang awalnya ku fikir lagi bikin kolak ternyata begitu pisang & cairan coklat tersebut mateng ko ditambahin daging yaa ? mmm…berhubung daging yang ditambahkan tersebut daging babi, langsung hilang keinginan untuk mencicipi.Matoke tersebut merupakan Chagga Traditional Dish…

Begitu juga dengan minumannya, lagi-lagi bhan dasarnya adalah pisang, nama miniman tersebut adalah “Mbege” campurannya adalah pisang yang di fermentasi ditambah susu, mungkin sama kali yaa dengan minuman tradisional Jepang namanya “Sake” hanya berbeda bahan dasarnya. Mbege ini nama internasionalnya adalah Banana Beer menyesuaikan dengan bahan dasarnya.

Namun jika kita berfikir pisang seperti di Indonesia yang manis ternyata disana pisang yang tumbuh dilereng-lereng kilimanjaro rasanya tidak manis, nama pisang tersebut adalah “Banana Hills”.

Seperti Indonesia yang memiliki badak, harimau, gajah, Afrika pun tepatnya di Chagga memiliki Fauna yang unik namanya “Ndoro” bentuknya seperti monyet namun memiliki bulu berwarna hitam pekat dan bulu putih merumbai dan bulu monyet tersebut dijadikan topi saat merekan melakukan traditional ceremony yang di sebut “porter” dan Mbege merupakan minuman wajib yang harus ada pada saat ceremony tersebut. Dan yang mendasari mereka melakukan upacara-upacara seperti itu adalah untuk berdo’a kepada Sang Maha Pencipta Alam Semesta agar kelestarian kilimanjaro selalu terjaga.

“We Chagga always prayer to Kilimanjaro to Protection” say “Elder Chagga”

Subhanallah….begitu banyak keindahan didepan mataku yang Engkau  ciptakan, terima kasih ya Allah memberikan pelajaran indah pagi ini

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: