my WORDerful life

Intan Permata Sari

14 Februari…..

Banyak orang punya persepsi masing-masing terhadap tanggal ini, ada yang menganggap spesial ada yang biasa aja ada yang mengganggap lebay….terserah deh ini negara demokrasi asalkan jangan saling menghujat satu sama lain….

Buat intan pribadi, yang intan inget dari tanggal 14 Februari ada 2 kejadian yang bikin senyum sendiri :

  1. Jaman masih SMA, ceritanya pacar intan (yang sekarang udah jadi suami), jemput sore-sore pake motor BMW pinjem dari Kakak nya, udah cantiik nih pake baju segala pinky….eh pas lagi di bonceng pas tanjakan pula motor nya mogok…dorong deh….gpp yg penting matching baju pink dorong motor warna merah
  2. 14 Februari tahun lalu….ceritanya intan & milta mau keliling taman di bandung, pas sampe balai kota, kan ada gawang yang ada tulisan “Love” nya dan itu di penuhi pasangan….kita baru ngeh kalo hari itu tanggal 14 Februari dan merayakan Hari Kasih Sayang bersama travel mate sampe cape keliling Bandung, dan selama berada di area “LOVE” itu, kita berdua malah ngetawain berbagai perilaku pasangan & jenis gembok yang nempel di gawang tersebut…..

Pagi ini baca copas an di Grup yang bikin meleleh airmata, ini tentang Akhlak yang dipenuhi rasa Cinta seorang Tokoh Revolusioner Iran “Imam Khomeini”

Istri Imam pernah berkata,”Aku tidak pernah terbangunkan oleh Imam saat ia melakukan Salatul Lail karena ia tidak pernah menyalakan lampu kamar, ketia Ia melakukan Wudhu, Ia akan menempatkan spons/busa di wastafel bawah keran sehingga suara air yang jatuh tidak akan membangunkan saya”

Agha (Panggilan Istri kepada Imam) selalu menawarkan tempat yang lebih baik di dalam ruangan. Dia tidak akan mulai makan sampai aku datang ke meja makan. Dia juga akan meberitahukan anak-anak “Tunggu sampai Ibu datang”, Ia bahkan tidak ingin saya bekerja di rumah, Dia akan selalu memberitahu saya :Jangan menyapu”, Jika saya ingin mencuci pakaian anak-anak di kolam, dia akan datang dan berkata :”Bangunlah, kau tidak harus mencuci.

Secara keseluruhan, saya harus mengatakan, bahwa Imam tidak menganggap menyapu, mencuci piring bahkan mencuci pakaian anak-anak kami sebagai bagian dari tanggung jawab saya. Jika keadaan memaksa dan saya kadang-kadang melakukan juga, Ia merasa kesal karena menganggap hal itu adalah hal yang tidak adil bagi saya. Bahkan ketika saya memasuki ruangan, dia tidak pernah mengatakan “Tutup pintu di belakangmu” tapi menunggu sampai saya duduk dan kemudian Ia sendiri bangkit dan menutup pintu.

Putrinya Siddika mengatakan “Ayah saya memiliki rasa hormat yang luar biasa kepada Ibu saya. Dalam Kurun waktu 60 tahun hidup bersama ia bahkan tidak menghampiri atau menyentuh makanan (di meja makan) sebelum istrinya, Ia juga tidak banyak berharapdari (istri)nya.Aku bahkan dapat mengatakan bahwa dalam masa 60 tahun hidup bersama, tidak pernah ada waktu dimana Ia bahkan meminta segelas air, Ia selalu mendapatkan nya sendiri, tidak hanya kepada istrinya, namun juga perilaku tersebut kepada anak-anak putri nya . Jika Ia perlu air, kami semua antusias akan berlalri mendapatkan nya tapi tidak pernah Ia meminta kami mengambil dan memberi nya segelas air ke tangannya.

Selama hari-hari terakhir yang sulit pada sisa hidupnya, setiap kali membuka matanya dan jika Ia mampu bicara, Ia akan bertanya “Bagaimana Khonum (Panggilan Imam kepda Ibunda kami) Perlukah kami minta ia datang kepadamu ? Ia akan menjawab “Tidak, punggungnya sakit, biarkan Ibu mu beristirahat” Dalam sakitnya pun, Imam ga ingin merepotkan istrinya.

Ini salah satu isi Surat Cinta Imam untuk Istri tercinta :

“Untuk Istriku Tercinta, Oh sekiranya aku mati buatmu, aku selalu ingat kepadamu, ketika engkau – cahaya mataku, penopang Jiwaku, jauh dariku, wajah cantikmu bersinar di dalam hatiku seperti pada cermin ….Aku benar-benar merindukan mu disini di Beirut, banyak tempat indah untuk di kunjungi di kota dan di pantai. Sayang sekali sayangku tidak bersamaku…..Ini perjalanan terbaik sejauh ini tapi kau benar-benar kurindukan. Aku rindi anak kita, Aku berdo’a agar Tuhan melindungi kalian. Aku sangat mencintaimu, Do’a dan Salam…Ruhullah Khomeini”

Meleleh rasanya membaca copas an nya yang juga pernah intan baca dari buku tentang beliau. Makasih alunan tuts piano nya Mba Ira….menambah ke syahduan cerita ini.

Membayangkan betapa tingginya Akhlak yang beliau teladani dari Rasulullah dan keluarga sucinya dan betapa luar biasa nya akhlak istri beliau sehingga di perlakukan begitu mulia nya.

Jangan pernah menahan diri untuk mengungkapkan kasih sayang kepda orang yang kita sayangi karena kesejukan hati mengalir di dalam sanubari kita

 

 

 

Advertisements
2 Comments »

Blue with Tongsis

IMG_20150522_095251

Blue in Tongsis

IMG_20150522_095308

Blue @ backyard, tongsis tetep eksis

Ada-ada aja ide muncul pagi ini, lago jalan ke eksekutif room, mendapati 2 orang lagi ngobrol pake baju batik biru, kebetulan intan juga pake baju batik biru…..ada tongsis ni di meja, langsung balik ke meja kantor, ngambil tongsis dan ternyata temen-temen yang pake baju biru excited diajak foto bareng….jadi deh…jepret…jepret pake timer 5 second….Blue in Tongsis….cheers

 

Leave a comment »

Tebing Karaton Bandung.

This slideshow requires JavaScript.

Perjalanan ini gara-gara intan dapet email dari rajakamar.com, yang nunjukkin betapa indahnya pemandangan “Tebing Karaton” yang saat ini lagi hits di Bandung, langsung colek Milta, “Ta…ta…kesini yuu besok, itu hari jum’at tanggal 8 ags 2014”, ternyata….Milta sang backpackercantik ini langsung semangat “ayooo Bu. kapan ? besok ?” wuidiih kalo urusan jalan-jalan langsung deh semangat 45 membara, trus dia browsing-browsing dan dapet deh petunjuk menuju kesana. Awalanya cuma mau berdua aja kesana, tapiiii….kayaknya akan lebih seru kalo lebih banyak orang yang ikutan,alhasil, rencana backpacker an ini di broadcast di group WA kantor kita dan tadaaaa……..jadi banyakan dong yang gabung,sealin Milta & Intan, ada Pak Budi, Bu Dwi, Alfia, Miqda, Titan ku tersayang,Mba Ira, Mas Rayyan, Fatimah & Abbas.

Kita start jam 6.30 dari rumah masing-masing dan berkumpul di taman menuju Dago Tea House, selama menunnggu temen-temen yang lain, dasar Ibu-Ibu, paling kabita liat tukang sayur yang menyediakan fresh vegetables, intan & Bu Dwi belanja sayur deh……

Setelah temen-temen ngumpul, kita bergerak lagi menuju Tahura (Taman Hutan Raya Djuanda) semua kendaraan di parkir disitu, mulai deh pada nanya berapa km menuju Tebing Karaton yaa………ternyata ga ada yang tau, justru disini letak seru nya, Perjalanan tanpa ada yang tau apa aja yang bakal di lewati, tracknya seperti apa aja, sejauh apa…..let get it on….

Yang namanya rombongan, pasti jalannya berpencar, 3 anak kecil jalan duluan Titan, Alfa & Miqda di ikuti Milta, Mas Rayyan & Mba Ira, selanjutnya yang paling belakangan intan, Bu Dwi & Pak Budi……

Udara segar mengiringi perjalanan kita semua, pemandangan diawali dengan rumah-rumah guede-guede banget yang kita sampe bingung, gimana cara cari duitnya mereka-mereka itu yaa….dan ada rumah perwakilan Polandia juga ternyata nyelip disitu yang dijaga oleh gogog segede sapi…..

Ada kebun buah Naga, pemandangan yang disuguhkan selama perjalanan sangat menawan, melihat Kota Bandung dari ketinggian…..Subhanallah betapa indah dunia yang Engkau suguhkan pada kami……….

Melewati Pos Pertama tiba-tiba kami di susul Fatimah & Abbas  dari bawah, weleeh cepet banget jalannya mereka dan tantangan dari pos 1 ke Pos 2 ternyata nanjaknya tambah ekstrim, para pesepeda pun banyak yang akhirnya mendorong sepeda nya karena terlalu berat untuk di kayuh dan jalanannya pun terjal.

Intan, Bu Dwi, Pak Budi & Miqda tertinggal jauh oleh temen-temen yang lain, memasuki pos ke-2 rameee banget, ternyata disini tempat orang-orang ngaso sambil minum bandrek, bajigur, gorengan, jagung rebus, dll

Ternyata dari pos 2 pun masih ada tanjakan yang membuat akhirnya Miqda menyerah dan mau ga mau Pak Budi & Bu Dwi menemani Miqda, akhirnya intan meneruskan perjalanan sendiri, dan sempet jalan mundur karena liat tanjakan cukup ekstrim di depan, pas lagi balik badan ada pemandangan yang bikin intan maluuu banget, ada rombongan Ibu-Ibu paruh baya membawa beban rumput yang lumayan berat nanjak dengan santai nya…..Ya Tuhan, betapa engkau menganugrahi wanita dengan kelembutan yang di sertai kekuatan tak terperi……intan yakin laki-laki belum tentu kuat memikul beban seperti itu.

Akhirnya setelah berbagai tanjakan di lalui, ketemu dengan Mba Ira & Mas Rayyan yang sengaja menunggu intan nyampe di belokan terakhir menuju Tebing Karaton dan ternyata masih nanjak juga……ampuuun deh akhirnya kita sampai di muka loket masuknya, kita di charge Rp. 11.000. Dan Welcome to Tebing Karaton……yang memanjakan mata dengan hamparan hijau ditepi tebing………….Indaaah bangeet.

Langsung deh kita foto-foto, buka bekal yang dari tadi membebani punggung dan mohon maaf yang sebesar-besarnya rombongan kita menggususr pasangan yang lagi memadu kasih…..maaf ya guys, bukan maksud kami mengganggu…..tapi….memmang akhirnya mengganggu…..

Nah buat para backpacker yang pengen kesana, dan ga mau jalan kaki, bisa juga naik ojek Rp. 25.000 dari Tahura ke Tebing Karaton bisa juga lebih murah Rp. 2.500 diantar sampai ke rumah dan langsung diangkat jadi menantu……silahkan di pilih….di pilih…di pilihhh….

4 Comments »

Backpackercantik…….mmmm….!!!

IMG_20140827_141641Sepertinya Milta harus bertanggungjawab kenapa menamai hobby kita dengan nama backpackercantik, tau ga gara-gara nama ini, kita harus tampil cantik terus, pas halal bi halal di kantor harus cantik, pas backpacker an kemana pun harus cantik, bahkan belum mandi pun harus terlihat cantik……ga punya duit pun harus tampil cantik….Milta…milta, betapa beratnya nama baik yang harus kita jaga ini …..whuiih….

Eh dari tadi Milta di sebut terus, intan sebagai pemilik wordpress “My Worderfull Life” ko ga di eksis, mmmm itu menyalahi aturan backpackercantik.wordpress.com, karena semua member backpackercantik.wordpress.com harus eksis (walaupun membernya baru dua).

OK deh, supaya yang baca (kayak ada yang baca aja yaa…) tulisan ini ga bingung, yang mana yang namanya intan dan yang mana yang namanya Milta (ko banyak tulisan “yang” nya) ini diaaa……

Yang namanya intan yang pake kerudung coklat, nah kalo Milta itu yang pake kerudung pink, mmmm apalagi yaa hobby…kita berdua hobby nya jalan-jalan murmer,kita berdua temen 1 kantor, jadi gampang kalo mau ngobol ngerencanain pelesiran kita, saat tulisan ini di luncurkan, perjalanan murmer yang sudah kita lewati berdua baru 2 tempat, baru 2 tempat aja udah ngaku-ngaku backpacker yaa….maluu deh sama yang backpacker beneran apalagi kalo sampe Nicholas Saputra tauu, bisa-bisa kita ga bisa selfie an sama dia saking malunya liat dia ganteng bangeet dan the real backpacker.

Intan bergabung dengan Milta di backpackercantk ini, gara-gara kabita liat Milta jalan-jalan sendiri, ke Singapore yang bawa cerita seru nya, ke Surabaya, ke Yogyakarta. Dan kenapa namanya backpackercantik….yang tau persis jawabannya cuma Milta (Ta….tulis ya kenapa blognya dinamain backpackercantik) walaupun kita berdua sadar kalo kita cantik-cantik menurut Ibu kandung kita, tetep aja kata Pak Ustadz ga boleh sombong, lebih baik kita seperti cinderella, menjadi wanita yang baik hati, tidak sombong dan pandai menabung, Nah kalo tulisan ini kayaknya di komplain sama Milta karena Milta nge Fans berat kepada Fatimah Az Zahra (Putri kesayangan Rasulullah SAW). Berat cuy……

Itulah sekilas cerita kenapa kita berdua bersama dalam suka dan seneng menjalani backpackercantik ini.

 

 

 

 

 

Leave a comment »

Belajar Bahasa Jepang

Lagi-lagi akibat bangun jam 3 an kemaren sebelum acara Kilimanjaro ada tayangan di Niigata Perfecture nama kota nya lupa ga di catet, yang bikin menarik adalah arsitektur bangunan dui daerah tersebut masih sangat traditional, bikin kangen pengen menginjakkan kaki kembali di negeri matahari terbit tersebut.

Dan derah tersebut sangat terkenal dengan ikan salmon nya, uniknya acara tersebut ku fikir itu acara jalan-jalan seperti acara-acara jalan-jalan lainnya karena aktris & aktornya bule semua, ternyata acara tersebut adalah pelajaran bahasa jepang.

Dan pelajaran yang ku dapet adalah 2 kalimat :

Kore Wa nan desu ka ?

Are Wa nan desu ka ?

Keduanya adalah kalimat menanyakan nama suatu benda, beda nya kalo “Kore” adalah menanyakan benda yang ada depan mata (deket) kalo “Are” menanyakan benda yang jauh. 

Jadi inget ketika di karantina di Nam Center sebelum berangkat ke Jepang beberapa tahun lalu, kami sempet belajar bahasa jepang yang dosennya keren banget cara ngajarnya, dia orang indonesia yang aku yakin lebih canggih dari orang jepang itu sendiri karena dia bisa berbahasa jepang dengan fasihnya dengan berbagai dialek seperti sunda, batak, jawa kayaknya orang Jepang sendiri belom tentu bisa melakukan hal ini.

Waktu itu kami diajari kalimat tanya persis seperti di atas hanya lebih banyak sedikit, dan beliau menyingkatnya menjadi KSAD, yaitu kalimat tanya untuk menanyakan benda dibedakan dari jauhnya benda tersebut berada. K = Kore, S = Sore, A = Are, D = Dare

Jadi semangat belajar bahasa jepang lagi nih, btw buku pelajaran bahasa jepang ku dimana yaaa ??? kalo ga ketemu berarti aku harus bangun jam segini nih untuk belajar bahasa jepang di NHK World dan sebetulnya lebih menarik belajar disini dibanding baca buku…..

Gantungin satu lagi harapan untuk bisa berkunjung kembali ke Negeri Matahari Terbit lagi….kali ini dibayarin negara lagi ga yaaaa ??? berharap….berharap…..:)

 

 

Leave a comment »

Kilimanjaro

Salah satu bukti keagungan Allah SWT, berdiri megah di Timur Laut Tanzania yang merupakan gunung tertinggi di Afrika….bayangkan tingginya 4600m2 jika di ukur dari kaki gunung !!!! selalu terkagum-kagum dengan Gunung yang satu ini….kapan yaaa aku bisa kesana…..walah nambah harapan lagi deh, udah banyak gantungan harapan yang tak kunjung menjadi kenyataan, gpp deh buat semangat hidup

Cerita tentang Kilimanjaro ini gara-gara bangun jam 3 an sambil makan biar ga sepi nonton TV, berhubung TV lokal tidak menyajikan acara yang menyenangkan akhirnya mencari channel lain dan berhenti di NHK World, karena “Kilimanjaro” ini, mereka mengupas tentang keunikan-keunikan salah satu pemukiman di lembah kilimanjaro nama desa tersebut adalah “Chagga” ternyata daerah tersebut  merupakan daerah penghasil pisang bahkan makanan seperti gule pun mereka campur pisang nama makanannya “Matoke” makanan tersebut dibuat dari pisang mentah yang awalnya ku fikir lagi bikin kolak ternyata begitu pisang & cairan coklat tersebut mateng ko ditambahin daging yaa ? mmm…berhubung daging yang ditambahkan tersebut daging babi, langsung hilang keinginan untuk mencicipi.Matoke tersebut merupakan Chagga Traditional Dish…

Begitu juga dengan minumannya, lagi-lagi bhan dasarnya adalah pisang, nama miniman tersebut adalah “Mbege” campurannya adalah pisang yang di fermentasi ditambah susu, mungkin sama kali yaa dengan minuman tradisional Jepang namanya “Sake” hanya berbeda bahan dasarnya. Mbege ini nama internasionalnya adalah Banana Beer menyesuaikan dengan bahan dasarnya.

Namun jika kita berfikir pisang seperti di Indonesia yang manis ternyata disana pisang yang tumbuh dilereng-lereng kilimanjaro rasanya tidak manis, nama pisang tersebut adalah “Banana Hills”.

Seperti Indonesia yang memiliki badak, harimau, gajah, Afrika pun tepatnya di Chagga memiliki Fauna yang unik namanya “Ndoro” bentuknya seperti monyet namun memiliki bulu berwarna hitam pekat dan bulu putih merumbai dan bulu monyet tersebut dijadikan topi saat merekan melakukan traditional ceremony yang di sebut “porter” dan Mbege merupakan minuman wajib yang harus ada pada saat ceremony tersebut. Dan yang mendasari mereka melakukan upacara-upacara seperti itu adalah untuk berdo’a kepada Sang Maha Pencipta Alam Semesta agar kelestarian kilimanjaro selalu terjaga.

“We Chagga always prayer to Kilimanjaro to Protection” say “Elder Chagga”

Subhanallah….begitu banyak keindahan didepan mataku yang Engkau  ciptakan, terima kasih ya Allah memberikan pelajaran indah pagi ini

 

 

 

 

 

 

Leave a comment »

Do It With Love

Anak lelaki kurus itu berjalan sambil menggendong adiknya yang lumpuh di punggungnya. Melihatnya, seseorang berkomentar prihatin, “Kasihan kau Nak, bebanmu pasti berat.“. Lalu terdengar jawaban spontan “Pak, ia bukan beban, ia saudaraku….aku mengasihinya..!!“.

Itulah ilustrasi di balik lirik lagu pop balada karangan Bobby Scott dan Bob Russel, He Aint’t Heavy, He is My Brother. Satu perbuatan yang dipandang beban oleh seseorang, nyatanya tidak bagi yang lain. Tergantung alasan ia melakukannya karena rasa cinta, pasti akan berbeda.

Apakah kekuatan terbesar di hidup ini ? Jawabnya : cinta kasih yang bersumber dari Sang Maha Memiliki Pengasih & Penyayang. Banyak hal yang tampaknya menjengkelkan, melelahkan, di hindari orang, dapat dilakukan dengan setia oleh pelakunya, Mengapa ?

Karena cinta membuat mereka mempunyai cara pandang lain. Merawat suami/istri yang sakit, Mendampingi anak belajar meski lelah, Mengantar orang tua berobat rutin, Semua akan berbeda dan mudah jika dilakukan dengan penuh cinta.

If you do everything with love, then you will feel the difference…..

Happy Valentine’s Day…..

 

 

 

 

Leave a comment »

Sepenggal Do’a

Ya Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim……

Sungguh aku bersyukur atas usia dan kesehatan yang ENGKAU berikan padaku kemarin, hari ini dan akan datang, semoga usiaku menjadi manfaat bagiku, keluarga ku, saudaraku se handai taulan yang aku cintai, agamaku dan orang-orang di sekitarku.

Ya Rabb…
Datangkanlah, mudahkan dan limpahkan rejeki bagiku, serta ringankanlah tangan ini untuk menyedekahkan sebagian dari rezeki yang aku terima dalam keadaan apapun sekarang ini baik dalam keadaan yang berlimpah, berkecukupan ataupun dalam keadaan sempit dan berkekurangan menurut timbanganku

Dan semoga dengan sedekah yang aku keluarkan ini, ENGKAU menyempurnakan niatku dan melipatgandakan berkah-MU seperti yang ENGKAU janjikan dalam kitab-kitab-MU…Wahai Yang Maha Sempurna, Maha Segalanya

Dan semoga ENGKAU berikan jalan keluar dari setiap masalah yang aku hadapi, kesembuhan dari apapun sakit yang aku derita, kemudahan & kekuatan dalam meraih hajat dan impian ku dan manfaat-manfaat lain dari sedekah yang aku keluarkan seperti yang disampaikan Rasul-rasul MU.

Yaa Dzat yang Maha Memiliki,

Jadikanlah sisa umurku ini sesuai takdir-MU, sisa waktu yang bisa menjadikanku lebih bijak, lebih sabar, lebih dewasa dan berikanlah disisa umurku ini tempat yang sebaik-baiknya, yang bermanfaat bagi sesama, bagi agama, bangsa & negaraku.

Rabbana taqabal minna innaka anta samiul aliim

Leave a comment »

Definisi Sabar………..

Cerita ini di dapat gara-gara kebangun jam 4 pagi karena laper, setelah manas-manasin temen-temennya nasi supaya ga sepi-sepi amat nyalain TV, akhinya berhenti di suatu stasuin TV dimana ada acara drama pendek yang para pemainya masih tahap belajar…namun isi cerita nya bagus banget.

ada 1 kalimat dalam 1 scene  :

“Menurut Sang Budha : Kesabaran adalah ilmu tertinggi perdamaian”  , mantap yaa Budha mendefinisikan arti kata Kesabaran.

Setelah selesai acara tsb, nyambung nonton acara ceramah pagi, ternyata mendapati definisi sabar dari sudut pandang islam.

Pak Ustadz tersebut mengatakan, Menurut sudut pandang keimanan “Kesabaran adalah kepalanya Iman”

Waaw….kelaperan membawa berkah, dalam 2 jam mendapat 2 pencerahan dari sudut pandang berbeda dari kata “Kesabaran”

Ada yang mau sumbang definisi “Kesabaran” ? silahkan comment disini 🙂

 

 

 

Leave a comment »

Cerita pagi menjelang Weekend…..

Sharing isi email yang dikirim Pak Trasno ke email ku pagi ini, semoga weekend besok menjadi lebih bermakna 🙂

 

Renungan indah untuk para Ayah & Bunda dari Penyair Besar KH Zawawi Imran

Seorang lelaki datang kepada seorang ustadz, mengadukan persoalan keluarganya.
“Saya bosan di rumah sekarang.”
“Mengapa?”
“Tidak ada yang menarik.”
“Lalu engkau jarang di rumah?”
“Iya, tentu.”
“Anakmu berapa?”
“Dua. Satu laki-laki berumur lima tahun, satunya perempuan, tiga tahun.”
“Pernahkah engkau perhatikan anakmu ketika sedang makan?”
“Tidak.”
“Ketika sedang bermain-main?”
“Juga tidak.”
“Ketika sedang tidur saat tengah malam?”
“Tidak.”
“Coba lakukanlah itu. Ketika engkau sedang memperhatikan, rasakanlah bahwa ia adalah anakmu, pelanjut denyut hidupmu, yang harus kau curahi cinta dan kasih sayang. Anak-anakmu itu adalah karunia Allah untuk menyenangkan hatimu. Ketika ia makan, perhatikanlah bagaimana ia mengunyah rezeki yang dikirim Allah lewat tanganmu yang bekerja. Ketika ia tidur, perhatikanlah hidungnya yang mungkin mirip engkau, bibirnya yang mungkin mirip ibunya, dan perhatikanlah pula bagaimana desah nafasnya ketika menghirup dan menghembuskan udara. Itu semua film indah yang disuguhkan Allah untukmu. Kalau engkau membiasakan melakukan ini sambil mengingat Allah, engkau akan mendapatkan nikmat ruhani tiada tara. Di antara orang-orang yang sangat malang, ialah orang yang tidak bisa menikmati keindahan yang dipancarkan Allah lewat gerak dan tingkah laku anak-anaknya sendiri.

1 Comment »