my WORDerful life

Intan Permata Sari

Don’t Please Anybody

on August 27, 2008

Lagi…lagi copy paste dari milist…abis bagus sih, mudah-mudahan bisa jadi Tips………..

— On Tue, 8/26/08, Naratama Rukmananda <naratamatv@yahoo. com> wrote:
From: Naratama Rukmananda <naratamatv@yahoo. com>
Subject: [NaratamaTV] Tips Minggu Ini: “Don’t Please anybody”
To: NaratamaTV@yahoogro ups.com
Date: Tuesday, August 26, 2008, 8:55 AM

Producer/comedian Bill Cosby yang sukses dengan sitkom “The Cosby Show“,
memberikan tips bagaimana menjadi Sutradara yang sukses untuk program acara
televisi. Bill mengatakan (more than less):

“I don’t know how to make the success show, but I know how to make a good show.
Just don’t please anybody”.

Tulisan Bill ini ada dikajian buku drama Film “Directing Tips” yang dijual di
toko buku Union Station, New York. Dengan kata lain, Bill ingin menyampaikan
bahwa untuk memproduksi sebuah TV Show yang bagus maka diperlukan kemampuan Sutradara untuk berani mengambil keputusan yang melawan arus. “Don’t please anybody” atau “jangan (mengambil keputusan) untuk menyenangkan semua orang”.
Kadangkala keputusan ini tidak disukai tapi tanggung jawab akhir tetap ada di Sutradara.

Memang, terkadang keputusan2 Sutradara atau Produser seringkali tidak disukai
atau ditentang oleh anggota tim lain. Tapi, karya televisi maupun film
sesungguhnya bukan karya seni kolektif, tapi karya seni personal yang disesuaikan dengan dunia kapitalis modern Media Televisi.

Salam
Naratama

Kereeen kaannnn…………

Advertisements

8 responses to “Don’t Please Anybody

  1. Karya televisi maupun film sesungguhnya bukan karya seni kolektif, tapi karya seni personal. Gimana maksudnya ya ?

  2. intan says:

    mungkin maksudnya karya seni sutradaranya kali ya? bukan karya seni executive directornya dll nya, juga bukan karya seni penontonnya yg dibuat jadi film. Tapi Karya seni sutradara yang akan memberikan influence kepada yang lain

  3. Tapi yang pasti Sutradara nggak bisa kerja sendirian untuk membuat film secara keseluruhan termasuk untuk mempromosikannya 🙂

  4. Kecuali kalau film amatiran, dari Hand Phone sendiri misalnya. Jadi ingat film yang aku buat, judulnya Midori & Mas Amir 😛

  5. intan says:

    Ga juga sih…kalo producernya ga punya dedikasi terhadap kualitas film ngapain diikutin idenya dia, Teguh Karya kan kalo bikin film selalu bagus & begitu diterima masyarakat, film0filmnya egitu bernilai. Kalo film indonesia nurutin mau nya Raam Punjabi, yaitu jadinya kualitas sinetron indonesia

  6. nh18 says:

    HHmmm Don’t please anybody …
    ini bener banget …
    Because …
    We can’t please everybody …

  7. intan says:

    Betul sekali….creativitas kita akan tergadai if We please Everybody

  8. ybandung says:

    Sharing yang sangat bagus. Sepakat.

    Salam kenal ya ..
    -Bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: